FKPT Sebut Kampus di Yogya Mulai Disusupi Paham Radikalisme dan Ekstremisme

Kuntadi
Inspektur BNPT Amrizal memaparkan bahaya radikalisme dan upaya pencegahan terorisme dan radikalisme sejak dini kepada para guru agama di Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Selain itu, ada juga mahasiswa yang berada di sana dan melakukan pergerakan untuk mengajarkan paham radikalisme. Kabupaten Bantul juga rawan dengan pluralisme, banyaknya pelajar dan mahasiswa. 

Menurut Mukhtasyar, paham radikalisme, sebenarnya tidak hanya bersinggungan dengan umat Islam saja. Di agama lain juga ada ajaran radikalisme. Kebetulan saja umat Islam menjadi agama mayoritas yang menjadikan kesan itu semakin menguat. “Non-Islam dengan fundamentalisme yang cukup radkal juga ada,” ucapnya.  

Untuk itulah, kata Mukhtasyar, perlu adanya penanaman akidah beriman kepada anak-anak sejak dini. Mereka harus diajari untuk bisa menerima perbedaan dan menghormati orang lain ibadah sesuai agama lain. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Puasa Ramadhan 2026 Muhammadiyah untuk Wilayah Jogja & Sekitarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal