Erick Thohir Mengaku Belum Mengetahui Rencana Pembatasan Pertalite

erfan erlin
Menteri BUMN Erick Thohir saat melakukan kunjungan di Yogyakarta. ( Foto : MPI/erfan Erlin)

YOGYAKARTA, iNews.id- Menteri BUMN Erick Thohir mengaku belum mendengar rencana pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite. Erick justru menyebut harga BBM di Amerika dan Eropa jauh lebih mahal dibanding dengan harga di Indonesia.

"Nanti kita tunggu saja. Saya belum dengar dan belum diputuskan,"kata Erick usai menghadiri Peluncuran Halaqah Fikih Peradaban PBNU di Pondok Pesantren Krapyak, Kamis (11/8/2022).

Yang ia ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,44 persen. Di mana angka pertumbuhan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dibandingkan dengan banyak negara.

Artinya yang sebelumnya pertumbuhan 5,01 persen menjadi 5,4 persen adalah sesuatu yang bagus. Namun pertumbuhan ekonomi ini juga diikuti pertumbuhan inflasi. Di mana kalah dilihat inflasi ini terjadi dalam dua hal yaitu pangan dan energi.

"Kita lihat harga pangan mahal, harga energi juga mahal. Tetapi kita lihat bukan di Indonesia saja, tetapi di seluruh dunia,"ujar dia.

Erick menyebut harga BBM di Amerika dan Eropa jauh lebih mahal dibanding dengan harga di Indonesia, demikian juga pangan. Oleh karena itu, Presiden Jokowi selalu mengingatkan kepada semua menteri untuk turun ke bawah memastikan harga pangan dan BBM bisa terjangkau 

Khususnya harga BBM, pemerintah sudah memberikan subsidi sebesar Rp 520 triliun, subsidi tersebut untuk listrik dan BBM. Dan ia merasa tidak banyak negara melakukan seperti apa yang dilakukan oleh Indonesia. Tetapi jika dilihat harganya tidak turun-turun.

"Itulah yang perlu menjadi pemikiran. Kita sudah impor minyak sejak 2003, di mana sebulan itu 1,2 miliar dollar. Berapa setahun," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecanduan Lem dan Pertalite, Pemuda di Padang Pariaman Dikurung karena Sering Mengamuk

57 tahun lalu

6 Orang di Balikpapan Ditangkap Terkait Penyelewengan BBM Subsidi, Modus Modifikasi Kendaraan

57 tahun lalu

Dampak Kenaikan BBM Non-Subsidi, Layanan Bus Sekolah Gratis di Gunungkidul Terpangkas

57 tahun lalu

53 Kasus Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi di Jateng, 60 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Sopir Truk Penyebab Laka Beruntun di Bangkalan, Diduga Angkut Solar Ilegal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal