Dulu Bantai Ratusan Ribu Warga Irak, AS Kini Minta Rusia Diusir dari Dewan HAM PBB

Ahmad Islamy Jamil
(ASmeminta Rusia diusir dari Dewan HAM PBB sebagai buntut tuduhan pembantaian di Kota Bucha. (Foto : Reuters)

Namun, Rusia membantah tuduhan yang menyebut pasukannya membunuh warga sipil di Bucha. Moskow mengatakan, tidak ada penduduk yang menderita akibat kekerasan dari pasukan Rusia.

Saat AS meminta Majelis Umum mengeluarkan Rusia dari Dewan HAM PBB karena serangan Moskow ke Ukraina, Washington DC tampaknya lupa dengan perbuatannya sendiri. AS pernah menyebabkan ratusan ribu penduduk sipil meninggal sejak tentaranya menginvasi Irak pada 2003.

Menurut catatan Watson Institute for International and Public Affairs, ada 184.382 hingga 207.156 warga sipil yang tewas akibat kekerasan terkait perang langsung yang disebabkan oleh AS, sekutunya, militer dan polisi Irak, serta pasukan oposisi sejak dimulainya invasi Irak hingga Oktober 2019.

Sementara itu, data lain menyebutkan, operasi militer AS dan sekutunya di Afghanistan selama 20 tahun telah menyebabkan hampir 50.000 warga sipil di negara Asia Tengah itu tewas.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Ikut Terlibat Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal