Dubes Lyudmila Sebut Penguasa Ukraina Sangat Jahat, Teror Warga yang Berbahasa Rusia

Michelle Natalia
Helikopter Rusia membombardir bandara dekat Kiev, Ukraina. Rusia menegaskan tidak mengingibnkan perang dengan Ukraina. (Foto/newsnpr.org)

"Ideologi Nazi ini kan sudah dilarang di Rusia, Eropa, bahkan di Jerman dan dunia. Kenapa Barat seakan pura-pura buta terhadap masalah ini? Lihat betapa standar ganda masalah ini," ucapnya.

Lyudmila menambahkan, rezim terbaru di bawah Presiden Volodymyr Zelensky justru menekan orang-orang Rusia, mencoba melarang bahasa dan budaya Rusia, yang menurutnya sangat tidak mungkin dilakukan. 

Menurut dia, tindakan itu ibarat melarang penggunaan bahasa dan budaya Jawa di pulau Jawa.

"Wilayah Donetsk dan Luhansk memprotes masalah ini. Kedua wilayah ini baru-baru saja kami akui kemerdekaan dan kedaulatannya. Kedua wilayah ini sebenarnya adalah wilayah Rusia di dalam kawasan Ukraina," tuturnya.

Lyudmila membeberkan, saat rezim anti-Rusia berkuasa, mereka menekan bahkan membunuh orang-orang Rusia serta memberikan ancaman fisik, bukan lagi budaya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Remaja Nakal di Bengkulu Akan Dijemput Personel TNI-Polri dan Dibawa ke Barak

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal