Dua Pekan Fase Erupsi, Merapi Semburkan 7 Kali Awan Panas Guguran

Priyo Setyawan
Tangkapan layar erupsi Merapi dari chanel Youtube Induk Frekom_86. (Foto : MNC Portal/Suharjono)

Sedangkan  untuk guguran lava pijar, kata Agus lebih sering terjadi. Hanya saja teramati atau tidaknya secara visual tergantung cuaca. Jika cuaca cerah bisa teramati berapa kali terjadi guguran lava pijar.  Seperti 14 Januari 2021, karena cuaca cerah, bisa terekam beberapa kali di stasiun  pemantauan dan petugas yang melakukan pemgamatan. 

“Secara umum  dari seismograf akhir-akhir ini didominasi gempa guguran,  sebagai representasi guguran lava baru ke arah barat daya. Namun begitu, tetap harus mewaspadai sektor barat laut jika bergerak lagi,” ujarnya. 

Saat ini fokus pengamat arah barat daya sehingga analisis morfologi lebih ditekankan. Hasilnya ada perubahan di sekitar tebing puncak dan kubah, salah satu yang dihasilkan adalah volumenya. Sampai dengan 14 Januari 2021 volumenya mencapai 47.000 meter kubik dengan pertumbuhan 8.000 meter kubik per hari. 

“Kesimpulan dari aktivitas saaat ini, adalah adanya penurunan kegempaan dan deformasi yang cukup drastis,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 500 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.300 Meter

57 tahun lalu

Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 400 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru 2 Kali Erupsi Siang Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.000 Meter

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi Muntahkan Kolom Abu Vulkanik 1.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal