Endriardi mengatakan, usai mendapatkan laporan peristiwa pembacokan tersebut, polisi langsung menyelidiki kasusnya sejak Minggu (2/6/2024). Polisi memeriksa para saksi dan rekaman CCTV di sejumlah tempat.
"Kami dapatkan identitas pelaku juga dari barang bukti yang tertinggal di tubuh korban, polisi akhirnya berhasil mengetahui identitas mereka," ucapnya.
Sebelumnya, korban TS (17) pelajar MTS 1 Bantul Gondowulung warga Padukuhan Kaliputih yang juga bekerja sebagai driver ojol dibacok sejumlah orang. Akibat penganiayaan ini, korban mengalami luka terbuka dengan celurit tertancap di bahu sebelah kanan saat mengantar pesanan makanan.