DPRD Sleman Dukung Wacana Lockdown tapi Minta Penjelasan Konsep Detailnya Dulu

Priyo Setyawan
Petugas sedang melakukan swab PCR kepada ASN Dispora Sleman, Rabu (16/6/2021). (Foto: Dok Humas Pemkab Sleman)

SLEMAN, iNews.id- Wakil Ketua DPRD Sleman Arif Kurniawan mengatakan wacana lockdown yang disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk mengendalikan laju penyebaran Covi-19,  merupakan langkah yang masuk akal dan perlu didukung. Namun menurutnya tetap harus ada penjelasan secara detail bagaimana konsep lockdown tersebut. 

Apakah lockdown itu basisnya RT, RW atau pedukuhan dan warga tidak boleh keluar dari area itu atau seperti apa. “Ini kan kita belum mendengar secara utuh. Komentar Sultan kan baru wacana, karena penyebarannya semakin meningkat. Sehingga perlu penjelasan secara gamblang konsepnya,” kata Akur panggilan Arif Kurniawan, Sabtu (19/6/2021).

Akur menjelaskan merasi miris dengan penyebaran kasus Covid-19 yang semakin masif dan menjadi kepriahatinan tersendiri, terutama di Sleman, jika ini tidak terkendali bukan tidak mungkin yang sekarang zona merah menjadi zona hitam. 

Karenanya perlu pengendalian dan untuk memutus mata rantai penyebaran wacana lockwon bisa menjadi alternatif yang perlu didukung. “Hanya seperti apa kira-kira konsep lockdown harus dijelaskan. Sebab semuanya ada kosekuensinya,” paparnya.

Apakah  lockdown seperti saat awal-awal pandemi Covid-19, yakni menutup semua akses masuk wilayah, warga tidak boleh keluar  dan  yang bukan warga setempat tidak boleh masuk,  bisa dilakukan. Namun masyarakat tentu menanyakan, apa konsekuensinya khususnya siapa yang menanggung biaya kehidupan mereka. Sehingga perlu pembahasan. "Saya kira masih agak panjang  membicarakan konsep lockdown Sultan seperti apa,” katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang Timpa Becak di Sleman, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Bunuh Wanita gegara Emosi Cinta Ditolak, Pria di Sleman Ditahan

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Kecelakaan Maut di Pelintasan Kereta Sleman, Fokus Pada Posisi Palang Pintu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal