DLH Bantul Sebut Baru 8 dari 144 Kelurahan yang Kelola Sampah Melalui BUMDes

erfan erlin
Depo Sampah di Kapanewon Banguntapan ini setiap hari menampung 5-10 ton sampah dari warga. (Foto : MPI/erfan Erlin)

Untuk mengatasi persoalan sampah memang harus dimulai dengan pengurangan dari sumber. Jika hulu sampah diperhatikan maka nanti volume sampah yang dibuang ke TPST akan mengalami penurunan.

Bantul sendiri dalam sehari mampu menghasilkan sampah sebanyak 100 ton. Dan dalam setahun naik 5-10 ton karena Pertambahan sampah itu adalah eksponsential dengan jumlah penduduk, alias tidak ada pembanding pasti.

Pihaknya sendiri sudah memiliki 36 armada pengangkut sampah. Namun baru 16 dari 17 Kapanewon yang mereka layani. 

Kapanewon Dlingo belum mendapatkan layanan armada sampah dari DLH karena karakteristiknya masih perdesaan dengan pekarangan yang  luas masih bisa melakukan pengolahan. "Menambah jangkauan layanan perlu persiapan infrastruktur," ujarnya.

Menurutnya pengelolaan sampah melalui BUMKal memang cukup efektif mengurangi sampah yang masuk ke TPST Piyungan. Dia mencontohkan TPA Kalurahan Panggungharjo Kapanewon Sewon mampu mengelola 5-10 ton sampah dalam sehari dari kapasitas 30 ton perhari.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal