DIY Hadapi Cuaca Ekstrem Mulai 16 hingga 18 November, Mayarakat Diminta Waspadai Bencana

Antara
Cuaca ekstrem diprakirakan akan melanda DIY sejak 16 hingga 18 November 2022. (Foto : Ilustrasi)

"Kondisi ini didukung adanya pusat tekanan udara rendah di Samudra Hindia sebelah barat daya Sumatera, Kalimantan, dan Papua yang menyebabkan terbentuknya wilayah konvergensi (pertemuan massa udara) dan Shearline (daerah belokan angin) di wilayah Jawa dan Laut Jawa memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY," ujar dia.

Warjono mengatakan akibat kelembapan udara yang tinggi, lebih dari 80 persen, dan labilitas lokal yang cukup kuat ikut berkontribusi pada pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk DIY.

"Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena kejadian cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal