Petani yang lain, Suhardi mengatakan memilih membakar tanaman padi agar lahan bisa dimanfaatkan kembali. Cara ini dilakukan agar proses pembersihan lebih cepat, disamping mematikan wereng yang ada di batang tanaman.
“Kalau dibabat satu per satu akan lama, lebih cepat dibakar,” katanya.
Suhardi menengarai, serangan wereng ini karena masa tanam yang maju 20 hari. Ini dilakukan dengan harapan masa panen juga lebih cepat dengan harga yang lebih baik. Sementara masih ada yang menyelesaikan penanaman palawija. Hal ini memunculkan perpindahan wereng dan berkembang biak lebih cepat.
“Tahun ini paling parah. Padahal sudah beberapa kali disemprot,” ucap Suhardi.