Dilanda Kekeringan, Warga Giricahyo Gunungkidul Terpaksa Jual Ternak untuk Beli Air Bersih

Kismaya Wibowo
Warga Giricahyo, Saptosari, Gunungkidul antri mendapatkan bantuan air bersih. (foto: Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Gunungkidul mengakibatkan sejumlah sumber air bersih mengering. Tidak hanya sumur milik warga, puluhan telaga juga mengering dan tidak menyisakan air.

Salah satu wilayah terdampak kekeringan ini adalah Kalurahan Giricahyo, Kapanewon Purwosari. Daerah ini menjadi langganan kekeringan ketika musim kemarau. Sebenarnya jaringan air dari PDAM sudah sampai di wilayah ini, namun air tetap tidak mengalir. 

“Sumur dan mata air itu sudah mengering sejak bulan Juni lalu,” kata Paijan, Ketua RT 4 Dusun Nglumbung, Desa Giricahyo. 

Saat ini warga hanya mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah dan donatur. Jika tidak ada kiriman, warga harus membeli air bersih dari swasta. Satu tangki air bersih dengan kapastas 5.000 liter dibeli dengan harga Rp150.000. 

“Rata-rata warga sudah membeli 13 kali. Warga terpaksa menjual ternak untuk membeli air bersih,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

10 Hari Tak Mandi, Warga Aceh Tamiang Semringah Nikmati Air Bersih

57 tahun lalu

ITB Pasang Pompa Air Tenaga Surya di Lokomea TTU, Bantu Petani Atasi Kekeringan

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal