Gudang Mebel di Bantul Terbakar Diduga Korsleting Listik, Kerugian Rp10 Miliar

Trisna Purwoko
Diduga korsleting listrik gudang mebel eksport di Bantul, terbakar. (Foto: istimewa)

Api baru bisa dipadamkan setelah selang 1,5 jam kemudian. Sekitar 12 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan si jago merah. Tidak hanya mobil pemadam milik Pemkab Bantul, namun juga dari Pemkot Yogyakarta Pemkab Sleman, dan juga UGM serta PT Madukismo ikut membantu proses pemadaman.

“Kondisinya cukup parah, hampir 90 persen. kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar,” kata Manager Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Aka Luk Luk.

Sementara Kepala Dukuh Glondong Yanto Eko Cahyono mengatakan, gudang tersebut berisi mebel kualitas ekspor. Di dalamnya banyak terdapat kayu kering dan minyak untuk campuran cat. Akibatnya api cepat membesar dan sulit dipadamkan.

“Warga sekitar sempat berupaya memadamkan dengan swadaya, tetapi apinya terlanjur besar,” katanya.

Seorang petugas pemadam kebakaran sempat terluka saat berusaha memadamkan api. Sepatu yang dikenakan tertembus pecahan kaca. Petugas ini langsung mendapatkan perawatan medis.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Rumah di Bukittinggi, Lansia Tewas Terjebak Api saat Selamatkan Emas

57 tahun lalu

RSUD Syekh Yusuf Gowa Terbakar, Pasien Berhamburan Keluar Ruangan

57 tahun lalu

Gegara Cas HP di Atas Kasur, Rumah di Mojokerto Hangus Terbakar

57 tahun lalu

Kronologi Bus Coyo Terbakar di Pantura Cirebon, Berawal dari Korlseting AC

57 tahun lalu

Bus Coyo Terbakar Hebat di Pantura Cirebon, Penumpang Panik Berhamburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal