Hasil pemeriksaan awal dari Inafis mengarah ke korban Bosco. Kemudian ditindaklanjuti dengan pembuktian antemortem. Setelah dipastikan korban Bosco, jenazahnya langsung dikirim ke RS Bhayangkara Polda DIY.
“Polisi kembali melakukan pemeriksaan dan identik dengan data-data Bosco. Ada bekas penganiayaan seperti apa itu materi penyelidikan. Tersangka sudah mengarah kepada beberapa orang, doakan saja segera terungkap,” katanya.
Kasubid Dokpol Bidokkes Polda DIY Kompol Aji Kadarmo mengatakan hasil pemeriksaan identifikasi dari sidik jari menggunakan finger print sudah dicocokkan dengan paspor yang merupakan data antemortem dan hasilnya sama.
Pemeriksaan juga menggunakan gigi, yang sesuai dengan umur, ras. Bahkan ciri fisik ada titik hitam di tangan juga ditemukan. Termasuk pakaian terakhir yang dipakai oleh korban saat diculik. “Dari hasil pemeriksaan primer dan sekunder itu dipastikan korban adalah Bosco,” ujarnya.
Dia menambahkan, saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah mulai membusuk. Bahkan ada sebagian jaringan di atas perut sampai kepala yang hilang.