"Maka, kita ingin mereka bergerak bersama-sama dengan kita, karena nasib dan masa depan bangsa ada di tangan mereka," ucapnya.
"Jangan biarkan mereka (Ganjar-Mahfud) bergerak sendiri, jangan biarkan mereka berjuang sendiri untuk melawan korupsi di Indonesia," katanya.
Yenny melihat adanya persoalan pada kesadaran anak-anak muda itu. Oleh karena itu, salah satu hal yang harus dilakukan saat ini adalah memastikan bahwa mereka bisa membuka pikiran baru agar demokrasi di Indonesia tetap terjaga.
"Jadi, ketika kita membangun kesadaran ditengah anak-anak muda, pasti mereka juga ingin mempertahankan negara kita yang berdasarkan demokrasi dan kedaulatan rakyat. Nah, di situlah kuncinya," katanya.
Dalam dialog tersebut, Yenny mengatakan bahwa ada banyak hal yang dibicarakan. Mulai dari pendidikan, ekonomi hingga kebudayaan.