Demi Pendapatan Pajak, Jepang Dorong Warganya Konsumsi Miras Lebih Banyak

Anton Suhartono
Badan Pajak Nasional Jepang menggelar kampanye Sake Viva untuk mendorong konsumsi sake warga (Foto: Reuters)

Seperti di negara lain, orang dewasa Jepang mengurangi konsumsi miras secara signifikan. Tren ini sebenarnya sudah terlihat sejak sebelum pandemi Covid-19. Konsumsi minuman beralkohol orang dewasa Jepang turun dari rata-raat 100 liter per tahun pada 1995 menjadi 75 liter pada 2020.

Sementara itu Kementerian Kesehatan Jepang menegaskan tidak berpartisipasi dalam kampanye tersebut. Mereka berharap NTA hanya mendorong warga Jepang untuk mengonsumsi minuman beralkohol dalam kadar yang tepat. Kementerian juga terus menjalin komunikasi dengan NTA mengenai masalah ini.

Ini bukan kali pertama NTA menggelar kampanye untuk mendorong penjualan miras. Tahun lalu NTA menggelar 'Nikmati Sake!' dengan tujuan yang sama, yakni menampung ide-ide baru. Tidak jelas apakah kampanye itu berhasil atau tidak, namun penurunan pendapatan pajak masih berlanjut di tahun ini.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangunan Liar di Kawasan Stadion Bima Cirebon Dibongkar, Diduga Tempat Karaoke dan Jual Miras

57 tahun lalu

Akan Kabur ke Sumatera, 3 Pelaku Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap di Banten

57 tahun lalu

Tarawih Terganggu dengan Musik, Sejumlah Pemuda Datangi Kafe Remang-Remang di Pelalawan

57 tahun lalu

Nekat Mabuk Miras Saat Bawa 61 Penumpang, Sopir dan Kernet Bus Ditangkap di Jombang

57 tahun lalu

Viral! Bayi di TTS Dicekoki Miras oleh Ayahnya, Pelaku Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal