Debu dan Pasir di Bandara NYIA Berpotensi Picu Kerusakan Mesin Pesawat

Kuntadi
Bandara NYIA Kulonprogo siap beroperasi. Meski demikian, keberadaan pasir dan debu di sekitar bandara berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Keberadaan debu dan pasir di sekitar Bandara NYIAKulonprogo yang berada di pesisir selatan berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.

Potensi gangguan ini disampaikan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) saat melakukan Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) atau penilaian potensi ganguan dan risiko di lokasi bandara.

Wakil Ketua INACA, Toto Soebandoro mengatakan, dari penilaian di lapangan banyak ditemukan gundukan tanah dan pasir di sekitar lokasi bandara. Hal ini harus diantisipasi agar tidak masuk ke mesin pesawat. “Takutnya kedua benda itu dapat tersedot ke dalam mesin pesawat dan mengakibatkan kerusakan,” katanya seusai meninjau Bandara NYIA, Senin (22/4/2019).

Banyaknya pasir dan debu ini, kata dia, tidak lepas dari lokasi bandara yang berada di tepi pesisir. Hal ini memicu terjadinya kiriman pasir dan debu. Apalagi embusan angin dari laut cukup kencang.

Menurut Toto, PT Angkasa Pura I harus menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk menghilangkan sampai akhir April nanti. Terpenting sebelum pesawat datang, area itu sudah bersih dan material pasir dan debu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal