Danais Akan Digunakan untuk Dukung Pengelolaan Sampah di Jogja

Antara
Pemkot Yogyakarta akan memanfaatkan dana keistimewaan (danais) untuk mendukung upaya pengelolaan sampah. (Foto : iNews.id/Ainun Najib)

Dia berharap dengan tumbuhnya budaya bersih di masyarakat,  program Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mewujudkan zero sampah anorganik pada 2023 bisa tercapai.

"Bagaimanapun juga, keberhasilan program zero sampah anorganik tersebut sangat tergantung pada perubahan budaya di masyarakat dari semula hanya membuang sampah menjadi mengelola sampah sejak dari sumbernya," ucap Sumadi.

Perubahan budaya di masyarakat ini akan dilakukan dengan program edukasi dan sosialisasi terus menerus ke masyarakat. Kelompok masyarakat diwajibkan mengelola sampah sejak dari sumbernya bukan hanya rumah tangga tetapi juga perkantoran, pelaku usaha, dan kelompok lainnya. 

Kota Yogyakarta bertekad untuk mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan pada tahun depan. 

"Pengelolaan sampah organik diarahkan dengan pembuatan biopori berbasis rumah tangga. Harapannya, budaya masyarakat mengelola sampah terus tumbuh sehingga target bisa diwujudkan,” ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Tepergok Buang Sampah Sembarangan, Pengendara Mobil Cekcok dengan Warga di Labuhanbatu

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal