Dampak PPKM, PAD Sleman dari Sektor Parkir Turun 30 Persen

Priyo Setyawan
Parkir (Foto: Ilustrasi/Dok)

SLEMAN, iNews.id – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sleman berdampak terhadap menurunnya pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran. Banyaknya objek wisata yang ditutup menjadikan penurunan parkir hingga 30 persen.  
 
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Arip Pramana mengatakan, selama penerapan PPKM banyak juru parkir yang meminta keringanan retribusi, bahhkan ada yang meminta pembebasan. Hal ini terjadi karena banyak tempat-tempat non esensial dan wisata ditutup. Sedangkan yang buka hanya pada tempat esensial. Selain itu juga ada penyekatan sejumlah ruas jalan sehingga mereka tidak bisa berbuat banyak.

“Pengelola yang meminta dan pembebasan parkir, karena selama dua bulan ini ditutup, sehingga tidak ada pemasukan.  Inilah kondisi yang kami hadapi,” katanya, Jumat (3/9/2021).

Arip mengatakan, untuk nomimalnya secara pasti tidak mengetahui, namun yang sudah mengajukan keringan mencapai 50 persen.  Dari jumlah itu diperkirakan PAD dari sektor parkir mengalami penuruan hingga 30 persen.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota Legislatif Perindo Mohamad Irfain Tawarkan Strategi Tingkatkan PAD Parigi Moutong

57 tahun lalu

Viral Wisatawan Bayar Parkir Rp50.000 di Kayutangan Heritage Malang, Ini Faktanya

57 tahun lalu

Identitas 3 Pelaku Penikaman di Depan Ramayana Lampung Diketahui, Kini Diburu Polisi 

57 tahun lalu

Polisi Buru Pelaku Carok di Malang, Bacok 2 Warga Pakai Celurit gegara Masalah Parkir

57 tahun lalu

Viral Pungli Berkedok Parkir di Masjid Al-Jabbar, MUI: Coreng Citra Masjid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal