Dampak Penutupan TPST Piyungan Oleh Warga, Produksi 180 Ton Sampah di Bantul Tak Terbuang

Kuntadi
Warga Banyakan, Sitimulyo, Piyungan menggelar aksi unjuk rasa menuntut penutupan TPST Piyungan secara permanen. (Foto : Ist)

BANTUL, iNews.id - Aksi pemblokiran Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan yang dilakukan warga di Banyakan, Sitimulyo, Piyungan, mengakibatkan sampah tidak bisa dibuang. Setiap harinya sampah yang masuk di ke lokasi ini dari wilayah Bantul mencapai 180 ton. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Ari Budi Nugroho mengatakan, penutupan TPST Piyungan berdampak terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Bantul. Selama ini sampah dari seluruh Bantul dibuang ke lokasi ini.  

“Setiap harinya ada sekitar 180 ton baik sampah yang dikelola DLH Bantul maupun pihak swasta,” katanya, Minggu (8/5/2022). 

Ketika sampah yang ada tidak bisa terbuang, maka sampah itu akan menumpuk di tempat sampah atau depo-depo. Jika kondisi ini berlangsung lama maka akan menjadikan permasalahan dirasakan warga Bantul.  

Ari mengimbau masyarakat untuk bisa mengelola sampah secara mandiri selama penutupan TPST Piyungan masih dilakukan. Warga bisa menguragi produksi sampai dengan memilah sampah dan mengolah sampah organik. 
 
Bupati juga sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait kondisi TPST Piyungan terkait kondisinya yang penuh dan kerap terjadi gangguan operasional.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Tepergok Buang Sampah Sembarangan, Pengendara Mobil Cekcok dengan Warga di Labuhanbatu

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal