Dampak Pandemi Covid-19 PAD Sleman Turun Rp183,8 Miliar

Priyo Setyawan
Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan LKPJ 2020 di ruang paripurna DPRD SLeman, Senin (15/2/2021). (Foto: MNC Portal Indonesa/Priyo Setyawan)

SLEMAN, iNews.id - Pandemi Covid-19 berdampak luas pada semua sektor kehidupan, termasuk pada realiasi pendapatan asli daerah (PAD). Seperti yang dialami Pemkab Sleman, pendapatan asli daerah (PAD) 2020 menurun Rp183,803 miliar disbanding PAD 2019. 

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, realisasi PAD Sleman pada 2019 mencapai 972,049 miliar. Sedangkan pada 2020 ini mengalami penurunan Rp183,8 miliar menjadi Rp788,247 miliar tahun 2020.

“Dampak pandemi Covid-19 telah mengakibatkan PAD mengalami penurunan,” kata Sri Purnomo, saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah 2020 kepada  DPRD  Sleman, di ruang rapat paripurna  DPRD  Sleman Senin (15/2/2021). 
 
Pandemi Covid-19 juga telah menyebabkan meningkatnya penduduk dan KK miskin. Pada 2020 persentase KK miskin naik 0,71 persen dibandingkan tahun 2019, yakni dari 8,08 persen menjadi 8,79 persen. Sedangkan jumlah penduduk miskin meningkat 0,21 persen dari 7,91 persen pada tahun 2019  menjadi  8,79 persen  tahun 2020.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

57 tahun lalu

Wabup Kukar Fokus Genjot PAD dan Pemerataan Air Bersih pada 2026

57 tahun lalu

DPRD Badung Terima Kunjungan DPRD Sumenep, Bahas Penguatan Keuangan Daerah

57 tahun lalu

Legislator Partai Perindo Dorong Pemkab Jayapura Serius Gali Potensi PAD

57 tahun lalu

Pj Gubernur Papua Agus Fatoni Dorong Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal