BANTUL, iNews.id - Kekeringan melanda sejumlah daerah di Kabupaten Bantul, DIY, akibat dampak musim kemarau. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, terdapat 8 dari 17 Kecamatan yang saat ini mengalami kesulitan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan, delapan kecamatan ini meliputi, Piyungan, Pleret, Imogiri, Dlingo, Pundong, Pajangan, Kasihan dan Kecamatan Pendek. Namun dampak kekeringan hanya terjadi di beberapa desa saja, yang memang sudah menjadi langganan musibah tersebut.
“Sebenarnya kecamatan ini sudah langganan kekeringan karena terjadi setiap tahun. Namun bukan semua desa dalam satu kecamatan itu, hanya beberapa saja,” ujar Dwi, Kamis (20/6/2019).
Dia mengungkapkan, BPBD fokus membantu dengan melaksanakan dropping air bersih. Bahkan pembagian ini telah dimulai sejak Mei, saat bulan puasa lalu. Beberapa desa yang mendapat bantuan dropping air bersih yakni Desa Segoroyoso, Pandak, Dlingo dan Desa Terong.
“Sejak bulan puasa lalu kami sudah dropping air bersih sesuai dengan permintaan warga. Namun kini jumlah permintaannya terus bertambah,” katanya.