Cerita Santri Dikeroyok di Warung Sate Jogja, Diserang Tiba-Tiba Rekannya Ditusuk

Yohanes Demo
Santri korban pengeroyokan di Prawirotaman, Mergangsan, Yogyakarta, Aufal Marom (baju ungu) ditemui setelah diperbolehkan pulang oleh dokter rumah sakit. (Foto: MPI/Yohanes Demo)

"Kami cuma bisa bilang enggak tahu apa-apa, enggak tahu apa-apa, tetapi tetap aja diserang," katanya. 

Warga Pati, Jawa Tengah ini mengaku tak mengenali satupun para pelaku pengeroyokan yang jumlahnya diperkirakan puluhan orang. 

"Enggak pernah lihat juga, tapi, tiba-tiba nyerang langsung mukul," ucapnya. 

Pengeroyokan itu bisa berhenti setelah beberapa warga mulai mendekat memberikan pertolongan dengan cara berteriak. Hal ini membuat para pelaku melarikan diri. 

"Entah lari ke mana. Terus ada satu warga yang tarik pelaku, jadi saya lari minta bantuan warga," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waktu Buka Puasa Arafah Jogja Hari Ini 26 Mei 2026, Lengkap Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Tarwiyah di Jogja Hari Ini 25 Mei 2026, Lengkap dengan Doanya

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Bantul, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil

57 tahun lalu

Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal