Cerita Prajurit TNI yang Ditembak KKB, Grogi dan Senang Diizinkan KSAD Ditemani Pacar saat Dirawat

Kuntadi
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Ibu Hetty Andika Perkasa saat menjenguk Pratu Romi. (Foto: TNI AD)

Diketahui, Pratu Romi diserang KKB diduga pimpinan Lamek Taplosaat, saat bertugas bersama Satgas Pengamanan Daerah Rawan Yonif 403/WP dan Mobile Yonif 310/KK pada Selasa (18/5/2021) malam.

Saat itu, kendaraan yang ditumpangi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan dari Yonif 403/WP dan Satgas Mobile Yonif 310/KK melintas di jembatan kayu 2, Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. 

Rombongan yang berjumlah 12 orang kembali ke Serambakon setelah berbelanja di Oksibil. Ketika berada di sekitar jembatan kayu, mesin kendaraan tiba-tiba mati. Anggota pun turun untuk mengecek kondisi mesin. Namun, mereka tiba-tiba ditembak KKB sehingga terjadi kontak tembak.

Dalam kontak tembak tersebut, empat anggota TNI mengalami luka tembak di bagian kaki. Selain Pratu Romi dari Yonif 403/WP, tiga lainnya yakni Serka Dian Hardiana, Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK dan Serda Sukrisdianto dari Yonif 403/WP.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal