GUNUNGKIDUL, iNews,id – Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah stunting. Salah satu upaya yang dilakukan dengan melakukan intervensi gizi kepada ibu hamil, balita hingga remaja putri.
Plh Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY Rohdhiana Sumariati mengatakan, intervensi dilakukan di semua siklus, mulai dari pra nikah yakni memberikan pembekalan bagaimana hidup berkeluarga yang terencana, intervensi ke janin bayi, anak remaja hingga edukasi kepada keluarga.
“Kalau dulu BKKBN hanya nguplek-uplek soal KB. Namun sekarang berbeda. Kami juga melakukan pembekalan kepada keluarga bekerjasama dengan Kemenang, Muslimat, Anshor dan lain sebagainya,” ujarnya Sosialisasi Advokasi KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Pendopo Kelurahan Wonosari, Gunungkidul, Rabu (13/10/2021).
Langkah yang dilakukan ini untuk menciptakan keluarga sehat, mencegah stunting pada bayi. “Untuk mencegah stunting kami juga melalui intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif bagi ibu hamil untuk membantu ibu hamil, bayi, dan remaja putri," katanya.
Intervensi gizi ini antara lain dengan memebrikan makanan tambahan, pemberian tablet tambah darah untuk ibu hamil vitamin A, imunisasi dasar lengkap balita dan sebagainya. "Upaya-upaya ini butuh dukungan semua pihak. Kami tidak bisa sendiri,” ujarnya.