Cegah Omicron, Pemkot Jogja Gencarkan Tracing dan Edukasi Prokes

Antara
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Antara/Eka AR)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemkot Yogyakarta terus menggencarkan tracing kontak erat dari setiap kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Tak hanya itu, pemkot juga gencar memberikan edukasi tentang ke masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan varian Omicron.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan dari setiap kasus yang muncul, maka tracing kontak erat diperbanyak. 

"Kami ingin mengetahui secara tepat apakah terjadi penularan cepat atau tidak sebagai salah satu ciri varian Omicron,” katanya di Yogyakarta, Rabu (12/12022).

Sejak varian Omicron dideteksi muncul di beberapa kota di Indonesia, lanjut Heroe, Kota Yogyakarta juga melakukan uji laboratorium whole genome sequencing (WGS) di Universitas Gajah Mada (UGM).

Hingga saat ini sudah ada tujuh sampel yang dikirim untuk diteliti di laboratorium yang berasal dari penularan di dalam keluarga sebanyak enam sampel dan sisanya adalah kasus terkait perjalanan luar daerah.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada hasil dari uji WGS tersebut. “Dibutuhkan waktu dua pekan sampai keluar hasilnya,” katanya.

Selain menjangkau sebanyak-banyaknya kontak erat dari tiap kasus terkonfirmasi positif, juga dilakukan edukasi ke masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Masyarakat harus memahami jika virus masih ada dan saat ini ada varian baru yang disebut Omicron yang memiliki tingkat penularan yang lebih cepat meskipun dari hasil studi menyebutkan jika tingkat keparahan penyakit lebih rendah dibanding varian Delta,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut Heroe, satu-satunya cara untuk menangkal penularan adalah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

“Jika ingin mengakhiri pandemi, maka tidak boleh membuka peluang sedikitpun untuk terjadinya sebaran. Jika masih ada toleransi, maka pandemi tidak akan berakhir,” katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Puasa Ramadhan 2026 Muhammadiyah untuk Wilayah Jogja & Sekitarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal