“Patroli ditingkatkan untuk meminimalisasi adanya korban akibat banjir. Ada sekitar 20 petugas yang disiagakan dibantu personel TNI, juga relawan,” kata Gunardi, Minggu (10/12/2017).
Camatan Panjatan, Sudarmanto mengatakan pascabanjir sepekan lalu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani tanggul Sungai Sen yang jebol.
“Penanganan sudah dilakukan meski belum sempurna, namun terjangan air kembali membuat beberapa titik tanggul jebol lagi. Sedangkan akses ke lokasi cukup sulit,” ucapnya.
Meski saat ini banjir mulai surut, aktivitas warga masih terganggu. Banjir yang datang kedua kalinya itu membuat warga khawatir terjadi banjir susulan terutama jika terjadi hujan deras.
Salah seorang warga, Sukirjo mengatakan warga untuk sementara mengungsi di jalan dan mulai membuat tenda pengungsian terutama untuk hewan ternak. “Sejak tadi pagi air mulai naik dan banyak juga rumah warga yang terendam,” katanya.