Bupati Klaim Pelaksanaan 10 Hari PPKM Darurat di Sleman Sudah Optimal

Priyo Setyawan
Petugas memeriksa kendaraan luar daerah di Pos penyekatan Tempel, Sleman. (Foto : Ist)

SLEMAN, iNews.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sleman mengklaim penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Sleman sudah berjalan optimal. Indikasinya baik mobilitas masyarakat sudaha berkurang dan pelaku usaha sudah mentaati aturan.

“Dari hasil pantauan, di Kapanewon Depok, Godean dan Mlati, Selasa (13/7/2021) malam jalanan sudah sepi dan tempat usaha sudah taat aturan, seperti tidak melebihi jam operasi dan tidak melayani makan di tempat,” kata Bupati Sleman Kustini, Rabu (14/7/2021).
 
Kustini tidak menampik masih ada satu dua pelanggaran yang kasat mata. Tim masih ada ruang usaha yang melanggar jam operasional dan membuka usaha di atas jam 20.00 WIB. 

Temuan ini langsung ditindaklanjuti oleh tim dengan melakukan sosialiasi dan imbauan. Para pelaku usaha dengan sadar kemudian menutup ruang usaha dan berjanji akan menaati aturan yang ada.  

“Kami masih lakukan upaya persuasif. Jika masih ditemukan pelanggaran akan diberikan sanksi baik bersifat administratif maupun penutupan tempat usaha,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Tiket Masuk Surabaya North Quay 2025, Jam Operasional dan Daya Tarik

57 tahun lalu

Presiden Persela Siap Terima Sanksi Buntut Ricuh Suporter saat Lawan Persijap

57 tahun lalu

Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Bukittinggi dan Jam Operasional, Cek di Sini

57 tahun lalu

Harga Tiket Masuk Jatim Park 3, Fasilitas dan Jam Operasional

57 tahun lalu

Pemkab Bantul Siapkan Sanksi Tegas bagi ASN Mudik Gunakan Kendaraan Dinas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal