Buntut Joe Biden Sebut Vladimir Putin Pembunuh Rusia Desak Amerika Minta Maaf

Anton Suhartono
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Pemerintah Rusia mengancam Amerika Sreikat (AS) akan menerima balasan atas ucapan yang disampaikan Presiden Joe Biden yang menyebut Vladimir Putin sebagai pembunuh. Rusia mendesak AS meminta maaf.

Wakil Ketua Majelis Tinggi Rusia Konstantin Kosachyov mengatakan, jika AS tak meminta maaf mungkin akan menerima balasan.

Dia menegaskan komentar Biden itu tak bisa diterima dan membuat hubungan kedua negara semakin memburuk. Padahal, Rusia berharap kebijakan AS ikut berubah seiring pergantian kepemimpinan yang baru.

Pernyataan itu disampaikan Biden dalam wawancara dengan ABC News. Biden menjawab 'saya yakin' saat ditanya pembawa acara apakah dia yakin Putin seorang pembunuh.

Biden juga menggambarkan Putin sebagai sosok yang tidak memiliki jiwa serta berjanji akan membayar atas dugaan campur tangan Rusia dalam Pemilihan Presiden AS 2020 untuk memenangkan Donald Trump. Tuduhan itu dibantah Rusia.

Setelah pernyataan itu, Rusia memanggil duta besarnya untuk AS untuk berkonsultasi seraya mengancam mengenai masa depan hubungan kedua negara.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal