Dalam memilih pemimpin, Pemuda Muhammadiyah memiliki keteguhan untuk tidak memilih calon yang membagikan uang. Jika ada yang memberikan ongkos akan diterima namun tidak akan dipilih. Bahkan ada yang terang-terangan menolak menerima dan tidak akan memilih yang memberikan uang. “Ini adalah etika dan fatsun pemuda Muhammadiyah,” ujarnya.
Ketua PP Muhammadiyah Haedhar Nasir mengajak geberasi muda Muhammadiyah untuk belajar dari pengalaman dan menatap masa depan. Sebagai gerakan otonom, Pemuda Muhammadiyah dijaka untuk terus berdakwah dengan mengedepankan amar ma’ruf nahi munkar.
“Marilah tetap tetap memperkokoh jati diri pergerakan dan percaya dengan prinsip gerakan Muhammadiyah. Muktamar titik pangkal organisasi regenerasi kepemimpinan. Bagaimana semua bisa menjaga visi dan misi pergerakan Muhammadiyah,” kata Haedar.