BPBD Kulonprogo Gelar Apel Siaga Bencana, 200 Relawan Disiagakan

Kuntadi
Warga bergotongroyong membersihkan puing bangunan rumah yang rusak diterjang longsor di Kulonprogo. (foto: iNews.id/Budi Utomo)

Musibah tanah longsor kerap terjadi di Perbukitan Menoreh di Kapanewon Kokap, Samigaluh, Girimulyo, Kalibawang dan sebagian Pengasih. Sedangkan Temon, Panjatan dan Galur rawan terjadi banjir.

“Kami telah memperpanjang status tanggap darurat yang semula 4-17 Oktober diperpanjang menjadi 18-31 Oktober,” ujarnya. 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kulonprogo, Jazil Ambar Wasan mengatakan, berdasarkan indeks risiko bencana dari BMKG 2021, Kulonprogo menduduki peringkat tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di DIY. 

Dengan demikian, masyarakat yang bermukim di pinggiran aliran sungai, angin kencang dan tanah longsor diimbau lebih meningkatkan kewaspadaannya. 

“Peran relawan sangat diperlukan dalam membantu pemerintah melakukan penanganan bencana,” ujarnya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rumah Ambruk Tergerus Longsor, 2 Lansia di Sumedang Luka-Luka Tertimbun Material 

57 tahun lalu

Longsor Timpa Truk hingga Terseret ke Jurang di Jalur Bromo Pasuruan, 4 Luka-Luka

57 tahun lalu

Cilacap Diterjang Banjir Bandang dan Longsor, 6 Rumah Rusak Tertimbun

57 tahun lalu

Tanam Ganja Dalam Pot Bunga, Relawan Dapur MBG di Sukabumi Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Longsor Timbun Rumah di Wonosobo, 1 Orang Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal