BPBD Gunungkidul Maksimalkan TRC untuk Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Antara
BPBD Gunungkidul menyiapkan tim reaksi Cepat yang akan bekerja 24 jam dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. (Foto: Dharmawan Hadi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul menyiagakan tim reaksi cepat (TRC) untuk mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi. Setidaknya ada lima kapanewon yang rawan terjadi tanah longsor. 

“Kami siagakan TRC yang akan bekerja 24 jam ketika terjadi bencana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono Jumat (14/10/2022). 

Saat ini intensitas hujan yang terjadi di wilayah DIY cukup tinggi dan berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor. Tidak hanya itu, cuaca ekstrem juga bisa memicu terjadinya angin kencang.  

Berdasarkan kajian risiko bencana saat musim hujan, khususnya cuaca ekstrem, ada lima kepanewon/kecamatan yang masuk kawasan rawan longsor, yakni Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, dan Semin.

"Kelima kapanewon tersebut rawan terjadi longsor saat musim hujan karena berawa di perbukitan. Selain itu, berdasarkan kejadian-kejadian longsor sebelumnya yang ketap terjadi di wilayah tersebut," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

57 tahun lalu

Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

57 tahun lalu

Banjir dan Longsor Terjang Jembrana, BPBD Catat 7 Lokasi Bencana

57 tahun lalu

Puting Beliung Sapu 12 Kecamatan di Pasuruan, Puluhan Pohon Tumbang 15 Rumah Rusak

57 tahun lalu

Ribuan Rumah di Pangkep Terendam Banjir, Bendung Tabo-Tabo Siaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal