BNPT Sebut Ratusan Ibu-Anak Minta Dipulangkan dari Afganistan dan Suriah

erfan erlin
Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Nisan Setiadi menyerahkan cinderamata kepada Camat Dlingo. (Foto: MPI/erfan erlin)

Menurutnya terorisme ini justru lebih kejam dibandingkan dengan paham yang lain. Mereka menjual paham romantisme usai mati nanti. Sementara gerakan lain seperti liberal ataupun komunis yang dijual adalah kebahagiaan selama hidup.

Sasaran yang paling banyak dilakukan adalah kalangan ibu rumah tangga, anak-anak atau generasi Z dan kemudian juga para pemuda. Mereka mengincar terhadap kaum yang pemahaman agamanya masih rendah terutama dari kalangan ekonomi lemah.

"Iming-iming ekonomi juga sering digunakan untuk propaganda," ujar dia.

Dia mengatakan, saat ini wilayah yang paling banyak asal napiter ataupun mantan Napiter dari Solo Raya dan Bima Nusa Tenggara Timur. Di Solo Raya dia ada 200 orang lebih yang menjadi napiter, sementara di Bima ada satu dusun yang terkontaminasi paham radikalisme.

Nisan mengatakan, pihaknya berusaha menggunakan kearifan lokal untuk menanggulangi penyebaran ajaran terorisme ini. BNPT berupaya membangkitkan semangat mencintai budaya lokal dari warga masyarakat.

"Teroris ini sangat benci dengan budaya lokal. Sehingga kita perlu perkuat kearifan lokal tersebut," ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brimob Polda Maluku Musnahkan Ratusan Bahan Peledak, Barang Bukti Kasus Terorisme

57 tahun lalu

TKI asal Lebak Meninggal Dunia di Suriah, Jasad Tak Bisa Dipulangkan

57 tahun lalu

9 Napiter Rutan Cikeas Dipindah ke Nusakambangan, Keamanan Super Maksimum

57 tahun lalu

Jenazah Sri Erni TKW yang Meninggal di Suriah Tiba di Sukabumi, Tangis Keluarga Pecah

57 tahun lalu

Kisah Pilu TKW asal Sukabumi Meninggal di Suriah, Diduga Disiksa Majikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal