BNPB Minta Warga Jauhi Pantai Antisipasi Tsunami Susulan Selat Sunda

Kuntadi
Antara
Sejumlah warga yang rumahnya hancur diterjang tsunami Pandeglang mengungsi di Kantor Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (23/12/2018). (Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas)

Sutopo menyatakan, tsunami Selat Sunda tersebut datang secara tiba-tiba pada Sabtu (22/12) malam sekitar pukul 21.27 WIB dengan ketinggian dua hingga tiga meter.

"Tidak ada tanda-tanda, gejala atau peringatan dini dari pihak manapun terkait kejadian tersebut," katanya.

Seluruh pihak terkait, lanjut dia, masih terus melakukan evakuasi terhadap korban tsunami dengan menggunakan sejumlah alat berat dan pendataan terhadap daerah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, mengatakan, akan mengirimkan tujuh personel untuk membantu melakukan pendataan dan pemetaan terhadap daerah terdampak tsunami Selat Sunda. Jika dari hasil pendataan dibutuhkan tambahan personel, maka kami siap mengirimkannya lagi, katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
7 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kolom Abu Hitam Membubung Setinggi 200 Meter

8 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 400 Meter

10 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Siaga, Aktivitas Pelayaran di Selat Sunda Masih Normal

10 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Meletus, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 200 Meter

11 hari lalu

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat Tajam, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal