BKKBN Ajak Masyarakat Siap Hadapi Bonus Demografi dengan Cegah Stunting

Kuntadi
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengajak masyarakat ikut mencegah stunting. (Foto: istimewa)

Hasto juga mengajak masyarakat siap menghadapi puncak bonus demografi pada 2030. Bonus demografi adalah kondisi Indonesia dengan penduduk usia produktif mendominasi.

”Kondisi bonus demografi merupakan saat yang tepat untuk menaikkan pendapatan per kapita karena penduduk usia kerja jumlahnya lebih banyak. Dengan catatan, penduduknya harus sehat, produktif dan tidak stunting,”ujar mantan Bupati Kulonprogo. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMK Dalduk dan KB) Kulonprogo, Ariadi mengatakan, angka stunting Kulon Progo pada tahun ini sebanyak 9,49 persen, kemudian ditargetkan turun menjadi 8,62 pada 2024. Upaya yang dilakukan dengan membentuk Kampung Keluarga Berkualitas di tiap kalurahan yang mendorong pemberdayaan terkait penanganan stunting.

"Sasaran kami ada empat penurunan yakni angka kemiskinan, angka kematian ibu, angka kematian bayi dan angka stunting," ujarnya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal