Berkarir di Bidang Perpajakan Menarik Lho, Ini 7 Alasannya

Neneng Zubaidah
Minat pelajar untuk mendaftar di jurusan perpajakan di bangku kuliah sangat tinggi. (Foto Ilustrasi: Ist)

JAKARTA, iNews,id - Berkarir di bidang taxation atau perpajakan keren lho. Profesi ini juga dipandang prestise. Kondisi inilah yang berimbas pada tingginya minat pelajar untuk mendaftar di jurusan perpajakan di bangku kuliah

Mahasiswa yang akan mendalami bidang perpajakan tidak hanya akan mempelajari seluk beluk tentang pajak. Mereka juga akan mendulang ilmu tentang akuntansi, hukum dan juga dari bidang ekonomi. 

Mahasiswa jurusan perpajakan pun harus terampil dalam menyusun laporan keuangan dan laporan pajak. Nah lantas kenapa begitu banyak yang ingin mengejar karir di bidang taxation? Melansir laman resmi Bina Nusantara University di binus.ac.id, Rabu (22/12/2021) berikut ini beberapa alasannya.

1. Penghasilan Menarik

Sudah menjadi rahasia umum bahwa mereka yang berkarier di bidang taxation memperoleh gaji yang lumayan fantastis. Dan siapa sih yang tidak menginginkan pekerjaan dengan bayaran tinggi?

Maka wajar saja prodi taxation menjadi salah satu jurusan kuliah favorit. Mempelajari taxation di bangku kuliah akan mempersiapkanmu untuk mengantongi gaji yang sangat menarik di kemudian hari.

Apalagi, karir di bidang perpajakan tergolong menanjak seiring lamanya karir yang dijalani. Semakin lama berkiprah, maka skill-mu akan makin meningkat dan value-mu secara profesional akan lebih tinggi.

2. Ada Peluang Kerja Di Hampir Semua Industri

Peluang kerja di bidang taxation seperti tak ada habisnya. Lulusannya pun bisa bekerja untuk pemerintah maupun swasta. Pemerintah membutuhkan tenaga pajak untuk mengelola penerimaan negara dari pajak, dan perusahaan-perusahaan memerlukan ahli pajak untuk mengatur urusan pajak yang harus dibayarkan ke negara.

Tugas staf keuangan menangani pajak di sebuah perusahaan biasanya bertugas menghitung besaran pajak yang perlu dibayarkan oleh perusahaan serta menyusun laporan. Selain itu, ahli pajak perusahaan juga mengurus perihal pajak penghasilan yang dipotong dari gaji karyawan.

Lantaran setiap perusahaan membutuhkan staf untuk mengurus soal pajak, kamu akan punya peluang untuk melamar di perusahaan mana pun.

3. Beragam Pilihan Pekerjaan

Lulusan prodi taxation bisa bekerja untuk pemerintah di Kantor Pajak, baik dalam fungsi pelayanan, konsultasi, maupun pengawasan. Selain bekerja di Direktorat Jenderal Pajak, juga bisa berkarir di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, Pusdiklat Pajak, hingga Badan Kebijakan Fiskal.

Selain bekerja untuk pemerintah, baik sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) atau bukan, ada sejumlah profesi lain yang bisa dijalani jika terjun ke bidang taxation. Beberapa di antaranya termasuk menjadi konsultan pajak, konsultan keuangan, auditor, staf bagian keuangan, akuntan pajak, penasihat pajak perusahaan, manajer kekayaan, hingga pegawai bank.

Lulusan pajak juga bisa lho bekerja di bidang hukum dengan mewakili atau mendampingi pihak yang terlibat dalam sengketa pajak di pengadilan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Mahasiswa di Riau Ditangkap usai Bikin Website Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur Aceh Ricuh, Sejumlah Korban Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal