Berburu Takjil di Pasar Sore Ramadan Kauman

Antara
Pedagang takjil menjajakan daganganya di Pasar Sore Ramadan Kauman, Yogyakarta. (Foto: antara/Andreas Fitri Atmoko)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pasar Sore Ramadan yang digelar di Kampung Kauman, Kota Yogyakarta, DIY, menjadi wisata kuliner warga yang ingin berburu takjil sembari menunggu waktu berbuka puasa. Pasar Ramadan dibuka di sepanjang gang berukuran dua meter di RW 10 Kampung Kauman, Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.

"Yang datang ke sini bukan warga Yogyakarta saja, ada juga dari luar daerah seperti Magelang, Jawa Tengah (Jateng)," kata Ketua Pasar Sore Ramdhan, Jauzan, Jumat (25/5/2018).

Menurut Jauzan, Pasar Sore Ramadan sudah dirintis warga setempat di sepanjang gang di Kampung Kauman itu sejak 1980-an. Kemudian dikoordinir secara rapi pengurus RW 10 hingga mendapat bantuan dari Pemda DIY. "Seperti meja-meja untuk berjualan ini bantuan dari Pemda," ujarnya.

Terdapat 53 tenda yang berdiri secara rapi di sepanjang gang tersebut. Pernak-pernik takjil yang dijual cukup beragam mulai dari jenis makanan tradisional seperti risol, apem, lumpia hingga kue lumpur. Ada dua penganan tradisonal yang konon hanya dapat ditemukan saat bulan puasa yakni kicak ketan dan kacang kumbon.

Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan aneka sayur, minuman dan lauk pauk untuk hidangan berbuka puasa. Pasar Ramadan di Kampung Kauman itu berlangsung hingga H-1 Lebaran. "Kemarin yang baru juga ada nasi briani, makanan dari India," kata Jauzan.

Menurut Jauzan, Pasar Kauman tidak sekadar jual beli makanan namun juga bertujuan untuk menyemarakkan Ramadan, selain rangkaian kegiatan lainnya di Kampung Kauman seperti pengajian dan tadarus Alquran. "Semakin mendekati Magrib, pengunjung justru semakin ramai berdatangan," kata dia.

Susi (53) salah satu penjual sayuran dan lauk pauk mengaku membuka lapak di Pasar Sore Ramadan untuk pengisi waktu selama bulan puasa sekaligus sebagai wujud partisipasi warga RW 10. "Biasanya jual jajanan takjil juga, tetapi tahun ini jual sayur dan lauk pauk saja. Ada aneka bihun, pepes, yang dijual mulai Rp2.000-Rp10.000 per porsi,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta mengatakan penyelenggaraan Pasar Ramadan seperti di Kampung Kauman mampu menambah pergerakan wisatawan di Yogyakarta. "Selain menjadi ajang ngabuburit warga setempat, sebetulnya acara tersebut sengaja diciptakan selama Ramadan supaya mampu memberikan dampak pergerakan wisata," kata dia.

Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
2 tahun lalu

Viral Pasar Ramadan Porak-poranda Disapu Angin Kencang, 10 Motor Tertimpa Pohon

3 tahun lalu

Gerakan Ekonomi di Bulan Suci, Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Wadai Ramadan

3 tahun lalu

Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin, Tempat Berburu Takjil Ada Sejak Tahun 80-an

3 tahun lalu

Pemprov Kalsel Akan Buka Pasar Ramadan usai Absen saat Covid-19, Ini Lokasinya

4 tahun lalu

Tumbuhkan Wirausaha Baru, Kulonprogo Gelar Pasar Ramadan di Rumah Dinas Bupati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal