Belum Ada Temuan di Bantul, Peternak Diminta Waspadai Penyakit LSD

Yohanes Demo
Peternak di Bantul di minta untuk mewaspadai adanya penularan penyakit LSD pada hewan sapi. (Foto: Antara)

Lebih lanjut ia mengatakan, hewan ternak yang terjangkit LSD dapat diberikan obat selain pemberian vaksinasi. Meskipun obat yang ada saat ini hanya untuk mengurangi pertumbuhan penyakit.

"Ada obat yang bisa mengurangi replikasi virus dalam tubuh hewan. Bukan obat khusus tetapi mengurangi. Vaksinasi masih terbatas tetapi tahun ini kemungkinan pemerintah menyalurkan vaksin ke daerah-daerah yang belum mendapatkan," ujarnya.

Meski pihaknya belum mendeteksi adanya temuan LSD di Kabupaten Bantul, BBVet Wates mengimbau agar para peternak mewaspadai adanya kasus serupa. Untuk mengantisipasi adanya temuan LSD pada hewan, peternak dan masyarakat diminta agar mengurangi habitat vektor seperti tempat yang lembab lingkungan dengan suhu yang rendah dan menimbulkan genangan air.

"Antisipasinya pembatasan dan pengawasan lalu lintas terutama ditempat-tempat berkumpulnya banyak sapi seperti pasar dan dipenjagalan. Juga harus diamati apa ada sapi yang bergejala supaya dikembalikan ke asalnya masing-masing," katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal