YOGYAKARTA, iNews.id – Belasan sirine atau alat early warning system (EWS) tsunami yang tersebar di lima kabupaten di DIY diketahui dalam kondisi rusak dan tidak berfungsi.
Kepala Pelaksana BPBD DIYBirawa Yuswantono mengatakan, ada peralatan EWS tsunami di beberapa wilayah namun tidak semuanya dalam kondisi baik.
Di Kabupaten Bantul, kata dia, terdapat 37 EWS tsunami, 30 di antaranya berfungsi baik dan tujuh lainnya belum pernah difungsikan. “Sirene EWS ditempatkan di masjid-masjid yang berada di pesisir selatan dan tower sirine di pantai,” katanya, Kamis (18/7/2019).
Di Kulonprogo, ada delapan unit EWS. Tujuh dari BNPB dan satu dari BMKG. Enam unit perangkat EWS dari BNPB masih berfungsi meskipun ada peralatan yang membutuhkan perbaikan.
Sedangkan di Gunungkidul ada tujuh unit perangkat EWS dari BNPB yang belum pernah difungsikan dan saat ini dalam kondisi rusak. “BPBD DIY pun memiliki cadangan sirene EWS tsunami di Kabupaten Bantul, namun tidak dapat digunakan karena kendala teknis terkait peralatan,” katanya.