Bebas Makanan Berbahaya, BPOM Bakal Jadikan Wates Pasar Percontohan

Kuntadi
Operasi petugas saat memantau sejumlah produk jualan di pasar tradisional di DIY. (Foto: dok iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.id – Pengawasan rutin Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DIY di pasar tradisional perlahan berhasil memberi kesadaran di masyarakat akan bahaya penggunaan rodhamin dan borak. Hasilnya dalam inspeksi mendadak (sidak) di Pasar wates, tidak ditemukan bahan berbahaya dari pengujian 16 sampel makanan.

Staf Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM DIY Etty Rusmawati mengatakan, dalam sidak ini mereka mengambil beberapa makanan yang berwarna mencolok dan ditengarai mengandung pengawet. Mulai dari teri, ikan asin, kerupuk, mi, bakso dan beberapa jenis makanan lainnya.

“Hasil pengujian 16 sampel yang kami curigai, semuanya negatif. Ini sangat baik,” ujarnya di sela gelaran sidak, Selasa (16/4/2019).

Diketahui, selama ini dalam setiap sidak di Pasar Wates, kerap ditemukan berbagai makanan yang mengandung rodhamin (pewarna tekstil) maupun pengawet berupa boraks. Dan sejak 2013, BPOM menjadikan Pasar Wates sebagai sasaran Program Pasar Intervensi.

“Kami akan jadikan ini Pasar Percontohan karena hasilnya bagus,” ucapnya.

Menjelang bulan puasa mendatang, BPOM juga akan meningkatkan sidak dan pengawasan. Mereka akan berkoordinasi dengan asosiasi pedagang pasar untuk menekan dan menyadarkan bahaya penggunaan pengawet berbahaya pada makanan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal