BBPOM Yogyakarta Temukan Makanan Berformalin, Boraks, dan Rhodamin di Pasar Tradisional

Kuntadi
Ilustrasi bahan berbahaya dalam makanan. (Foto: Istimewa)

Selanjutnya, di Pasar Pakem Sleman, dari 20 sampel, enam di antaranya mengandung bahan berbahaya. Ada teri nasi, kerupuk, cumi asin dan ikan balur asin yang postif mengandung formalin dan rhodamin B.

Sementara di Pasar Piyungan, dari 18 sampel ada tiga makanan yang mengandung zat berbaya. Di antaranya kerupuk bawang, teris nasi dan kerupuk sermier yang mengandung boraks, formalin dan rhodamin B.

“Khusus di Pasar Bendungan, dari 25 sampel yang diuji, tidak ada satupun yang mengandung zat berbahaya hasilnya negatif,” katanya.

Rustyawati mengatakan, pantauan ini dilakukan untuk memastikan bahan pangan yang beredar aman dari kandugan berbahaya. Dari total keseluruhan, terjadi penurunan jumlah kasus makanan dan bahan makanan mengandung zat berbahaya.

“Dari 2018 sebanyak 22 persen, kini hanya 16 persen saja,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidak Pasar Curug, BPOM Tangerang Temukan 3 Bahan Makanan Mengandung Formalin

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Basah Mengandung Bahan Berbahaya, 12 Jeriken Formalin Disita

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal