Oleh sebab itu, ia meminta agar warganya yang terinfeksi Covid-19 disertai penyakit penyerta tidak memilih isoman di rumah agar tidak terlambat memperoleh penanganan medis.
"Kita kena pandemi (Covid-19) itu kan bukan mengobati untuk corona, tapi yang diobati itu penyakit yang lain yang bawaan dan kita tidak bisa memprediksi itu," ucap Sultan.
Data Pemda DIY per 21 Maret 2022 mencatat penambahan kasus meninggal sebanyak delapan kasus atau 2,63 persen, sehingga angka kumulatif kematian di DIY menjadi 5.716 kasus.
Delapan kasus meninggal itu berasal dari Kabupaten Bantul tiga kasus, Kulonprogo dua kasus, Gunung Kidul dua kasus, dan Sleman satu kasus.
Sementara itu, penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 215 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 217.548 kasus.