Saat ini, penerbangan langsung ari luar negeri selalu terganjal dengan slot penerbangan sehingga tidak mudah bagi maskapai menambah rute penerbangan ke Bali. Namun, hal ini akan berbeda ketika NYIA selesai dibangun. Bandara itu akan menjadi saingan Bali dan Jakarta yang mampu menampung penumpang hingga 15 juta.
“Kalau NYIA beroperasi di 2019, pasti wisata ke DIY dan Jateng akan meningkat. Devisa juga akan berkembang,” tuturnya.
Keberadaan Bandara NYIA tidak hanya untuk kebutuhan transportasi saja, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru. Masyarakat sudah banyak mendapat pelatihan agar bisa ikut menikmati bandara yang ditargetkan beroperasi pada April 2019 mendatang.
Menteri Pariwisata Arif Yahya mengatakan, penerbangan langsung di Yogyakarta baru memberikan kontribusi 1 persen untuk kunjungan wisman. Padahal, Yogyakarta memiliki kultur dan atraksi yang terbaik. “Kalau bandara baru jadi, pasti 250.000 wisman akan bisa langsung ke Yogyakarta,” katanya.