Prevalensi kasus stunting di DIY pada 2019 mencapai 21,04 persen. Kasus ini kemudian turun menjadi 17,3 persen pada 2021, dan kembali turun menjadi 16,4 persen pada 2022.
“Target nasional pada 2024 turun menjai 14 persen,” katanya.
Kasus stunting di DIY tidak hanya terjadi di pelosok desa, tetapi merata hingga wilayah perkotaan.