Antisipasi Tsunami, BMKG DIY Aktivasi Sirine Berkala tiap Tanggal 26

Antara
BMKG DIY rutin mengecek sirine tsunami yang dipasang di Pantai Parangtritis dan Pantai Glagah. (Foto: Antara)

BMKG akan menyampaikan peringatan dini tsunami melalui berbagai media, seperti sosial media hingga pesan singkat telepon selular. "Untuk di wilayah DIY, masyarakat sudah terbiasa dengan pesan melalui media sosial," kata Nugroho.

Penyampaian peringatan dini dilakukan dalam dalam empat tahap, dengan peringatan dini pertama yang memuat informasi mengenai parameter gempa yang disampaikan maksimal lima menit setelah terjadi gempa bermagnitudo besar.

Peringatan dini kedua, informasinya sudah dilengkapi dengan perkiraan waktu tiba gelombang sesuai dengan permodelan dan disampaikan dalam waktu kurang dari 10 menit sejak gempa atau disesuaikan dengan jumlah sinyal tambahan yang masuk ke dalam sistem.

Pada peringatan dini yang ketiga yang disampaikan dalam waktu 10--60 menit sejak gempa informasinya sudah dilengkapi dengan data tinggi gelombang di pesisir pantai dari tide gauge, pendeteksi pantai yang dipasang di perairan untuk mendeteksi gelombang. Peringatan pun diakhiri dengan peringatan dini keempat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,5 Guncang Melonguane Sulut Sore Ini

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal