Antisipasi Erupsi Merapi Lebih Besar, BPBD Sleman Siapkan 40 Barak Pengungsian

erfan erlin
Para relawan mengevakuasi warga lereng Merapi, ketika terjadi erupsi pada 10 Maret lalu. (Foto: MNC Group/Erfan Erlin)

Makwan mengimbau kepada masyarakat yang berada di lereng Merapi untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena kemungkinan erupsi berupa awan panas guguran masih akan terjadi. Sesuai dengan pengamatan yang dilakukan oleh BPPTKG.

Makwan menambahkan, saat ini Merapi punya dua kubah baru yang aktif. Material dari kubah sebelah tenggara masuk ke Kali Gendol, sedangkan material kubah sebelah barat daya masuk ke Kali Krasak dan Kali Bebeng. 

"Mudah-mudahan dengan adanya dua kubah yang aktif ini, ancaman akan semakin kecil. Karena dibagi dua. Kan gitu," tuturnya. 

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, masyarakat dan Pemkab Sleman sudah siap menghadapi potensi erupsi susulan Gunung Merapi pasca mengeluarkan awan panas guguran sejauh lima kilometer kemarin. Tak hanya obat-obatan dan kebutuhan logistik.

"Barak pengungsian lengkap dengan sarana dan prasarana yang berada di seputar Lereng Gunung Merapi telah disiapkan. Harapan, saya tidak digunakan," kata bupati.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Guguran Lava Terjadi 88 Kali dalam Sepekan

57 tahun lalu

Gunung Merapi Terekam Keluarkan 10 Kali Guguran Lava, Jarak Luncur 1.700 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal