Ruas jalan Pripih-Palihan, sebenarnya sudah sempat dilakukan pelelangan dan ada pemenang. Namun dalam prosesnya ada sanggahan dari peserta lain sehingga prosesnya harus diulang. Kegiatan ini akhirnya dibatalkan karena anggaran dipindah ke Covid-19.
DPUPKP Kulonprogo, belum berani memastikan untuk mengalokasikan anggaran dalam APBD perubahan 2020 nanti. Semuanya masih akan melihat kondisi penanganan dan penyebaran Covid-19.
“Belum tahu nanti apakah di anggaran bisa diajukan atau tidak,” ujarnya.
Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo Nur Eni Rahayu, mengatakan regulasi memang mengarahkan anggaran belanja infrastruktur dialihkan ke penanganan Covid-19. Dia berharap pada perubahan bisa dialokasikan lagi, dengan melihat kasus Covid-19 di Kulonprogo yang landai.
“Harapan kita pada perubahan masih bisa dilakukan, karena Kulonprogo kasusnya tidak begitu banyak,” ujarnya.
Dewan sebenarnya berharap alokasi dana bantuan sosial itu diwujudkan dalam program padat karya. Para penerima bantuan bisa dialihkan ke sana bukan hanya sebatas bantuan langsung. Namun semuanya tergantung aturannya.
“Kalau itu diwujudkan padat karya, warga terdampak tetap mendapatkan hasil dan pembangunan juga jalan,” katanya.