Amerika Serikat Sebut Kekuatan Militer Rusia Melemah, Yakin Tak Bisa Serang Negara Lain Lagi

Anton Suhartono
Amerika Serikat (AS) menyebut kekuatan militer Rusia telah melemah akibat perang dengan Ukraina. Tampak dalam foto sistem rudal terbaru milik Rusia S-500. ( Foto : Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menyebut kekuatan militer Rusia telah melemah akibat perang dengan Ukraina. Negara Beruang Merah itu diyakini sudah tak bisa menyerang negera lain lagi.

Rusia disebut telah mengeluarkan banyak kekuatan militer serta semakin menderita karena sanksi bertubi-tubi.

Menurut Juru Bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) John Kirby, Rusia melemah salah satunya karena terisolasi.

"Militer mereka lebih lemah. Negara mereka juga lebih lemah saat ini dan lagi-lagi mengisolasi diri sendiri," kata Kirby, kepada CNN. 

Dia melanjutkan dengan kondisi ini Rusia tidak akan bisa mengancam negara-negara tetangga lainnya di masa depan.

"Ekonominya porak-poranda. Militernya telah terkuras dalam banyak hal, tidak sepenuhnya, tapi tentu saja mereka mengalami banyak korban dan kerugian akibat invasi ke Ukraina ini," katanya.

Namun Kirby tidak membeberkan data mengenai penilaiannya soal kondisi militer Rusia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal