Afghanistan Ingin Beli 1 Juta Barel Minyak Rusia dengan Cara Barter

Ahmad Islamy Jamil
Pemerintah Afghanistan ingin membeli minyak Rusia. (Foto: Reuters)

Sejak Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari lalu, negara-negara Barat menjatuhkan sanksi bertubi-tubi kepada Moskow. Salah satu sanksi itu berupa embargo terhadap produk energi Rusia.

Tak hanya itu, Amerika Serikat bahkan juga berusha mengatur negara-negara lain yang hendak membeli minyak dari Moskow. 

Dilanda konflik berpanjangan menyebabkan Afghanistan menjadi negara miskin. Sementara itu, cadangan dananya yang tersimpan di luar negeri malah dirampok oleh Amerika Serikat.

Pemerintah AS di bawah Joe Biden secara sepihak berambisi untuk merebut uang puluhan triliun rupiah milik Afghanistan dengan dalih kompensasi bagi para korban serangan 9/11.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat Sumur Minyak di Blora Belum Padam, Petugas Kewalahan

57 tahun lalu

Rem Blong, Truk Tangki Tabrak Toko dan Warung di Kotim 

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal