Ada Rekahan Magma Merapi, BPPTKG: Dekat Permukaan dan Menunggu Kubah Baru

Suharjono
Asap Sulfatara terlihat membumbung tinggi dari puncak Gunung Merapi, Jumat (27/11/2020). (Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan ada crack atau rekahan di magmaMerapi. Ini menunjukkan magma sudah dekat ke permukaan dan menunggu kubah baru.

Kepala Seksi Gunung Merapi, BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan, berdasarkan hasil foto-foto satelit, telah terjadi pembentukan crack atau rekahan di kawah atau kubah lava pascaerupsi 2010 dan 2018. BPPTKG juga telah melakukan analisa yang menunjukkan aktivitas guguran semakin intensif.

"Perkembangan rekahan dan aktivitas guguran menunjukkan magma sudah sangat dekat di permukaan sehingga kita menunggu kapan magma ini membentuk kubah di permukaan,” katanya, Minggu (29/11/2020).

Agus mengatakan, pada Minggu (22/11/2020) lalu terjadi guguran dinding kawah di lava 1954. Ini merupakan kejadian luar biasa karena volume yang runtuh cukup besar dan kejadian tersebut merubah morfologi puncak. Untuk itulah tidak disarankan ada misi apapun ke puncak Gunung Merapi.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Guguran Lava Terjadi 88 Kali dalam Sepekan

57 tahun lalu

Gunung Merapi Terekam Keluarkan 10 Kali Guguran Lava, Jarak Luncur 1.700 Meter

57 tahun lalu

Gunung Merapi Keluarkan 62 Kali Guguran Lava, Jarak Luncur Capai 1,9 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal