Ada Ancaman Gelombang Tinggi, Nelayan Gunungkidul Memarkir Perahu Menjauh dari Bibir Pantai

Kismaya Wibowo
Sejumlah perahu di Pantai Baron Gunungkidul disandarkan menjauh dari bibir pantai. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Sebanyak 95 persen nelayan di Kabupaten Gunungkidul, berhenti melaut. Menyusul adanya imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem yang bisa memicu gelombang tinggi di laut.  

“Sejak kemarin sudah 95 persen nelayan tidak melaut, perahu sudah ditambatkan ke daratan,” kata Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko, Rabu (24/2/2021). 

Nelayan memiliki kemampuan untuk mendeteksi terjadi perubahan cuaca. Cuaca ekstrem dengan munculnya gelombang tinggi sudah kerap terjadi, sehingga mereka mengetahui tanda-tanda itu. Bahkan sejak kemarin kondisi gelombang di tengah sudah mulai membesar.  

“Nelayan disini sudah hafal dengan kondisi laut dan gelombang,” katanya.

Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan, para nelayan cukup patuh dengan imbauan dari pemerintah. Begitu SAR mengirimkan adanya potensi cuaca yang kurang mendukung untuk melaut, mereka langsung memarkir perahunya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Dangkal Getarkan Cirebon Jabar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Berpusat di Darat Guncang Tanggamus Lampung, Cek Magnitudonya

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,0 Guncang Pasaman Sumbar, Berpusat di Darat

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Guncang Sinabang Aceh

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal